Bonsai beringin mudah dirawat – Cara Menanam & Merawat dengan Baik

Menanam dan merawat tanaman bonsai memang seperti meniti seni sekaligus ilmu. Terutama ketika Anda memilih untuk membonsai pohon beringin — jenis yang kokoh, memiliki akar gantung unik, dan sangat populer di Indonesia. Jika Anda ingin menghadirkan suasana hijau di rumah dengan ukuran mini namun tetap punya karakter kuat, maka bonsai beringin bisa jadi pilihan tepat.

Dalam artikel ini, kita akan bersama‑sama menyelami langkah‑langkah mulai dari pemilihan bibit, persiapan media, penanaman, hingga perawatan rutin untuk membuat dan menjaga bonsai beringin Anda tumbuh dengan baik, sehat, serta memiliki bentuk yang estetis. Yuk, kita mulai!

Kenapa Memilih Bonsai Beringin?

Langkah pertama adalah memahami alasan kuat mengapa bonsai beringin layak untuk Anda rawat. Dengan begitu, kita tidak cuma melakukan teknik tanpa “mengapa”.

Karakteristik Pohon Beringin yang Menarik

Pohon beringin (sering dari genus Ficus) punya karakteristik yang membuatnya cocok untuk bonsai: batangnya yang tebal, akar yang bisa menggantung atau rambat, daun yang relatif kecil bila dipangkas, serta daya tahan yang cukup tinggi.

Bacaan Lainnya

Keunggulan Bonsai Beringin untuk Hunian

  • Ukuran yang bisa disesuaikan → cocok untuk ruang terbatas.

  • Struktur kuat dan tahan banting → cocok untuk pemula yang masih belajar.

  • Bentuk artistik dan estetika tinggi → memberikan kesan hijau dan elegan di dalam atau di sekitar rumah.

Tantangan yang Perlu Disadari

Meski relatif ‘mudah’, bonsai beringin tetap membutuhkan perhatian: pemangkasan, pembentukan (wiring), kontrol hama, serta penempatan yang tepat agar akar dan daun tumbuh optimal. Menyadari tantangan ini membantu Anda lebih siap.

Memilih Bibit dan Bakalan Bonsai Beringin

Sebelum mulai, kita perlu memilih bibit yang tepat — karena fondasi yang baik menentukan hasil akhir bonsai kita.

Kriteria Bibit yang Bagus

Saat memilih bibit atau bakalan untuk bonsai beringin, perhatikan hal‑hal berikut:

  • Bonggol atau batang utama cukup besar, kuat;

  • Ranting tidak terlalu banyak atau bercabang sangat rapat — agar memudahkan pembentukan bonsai.

  • Akar masih sehat, tanpa busuk atau kerusakan.

  • Daun dan batang tampak segar, tidak layu atau rusak.

Cara Memperoleh Bibit: Cangkok, Stek, atau Beli

Anda bisa mendapatkan bibit bonsai beringin melalui cara:

  • Cangkok dari pohon beringin besar — keuntungannya, batang sudah agak matang.

  • Stek batang atau ranting — lebih cepat namun memerlukan perhatian ekstra.

  • Membeli dari toko tanaman atau daring — paling praktis bagi pemula.

Persiapan Bibit: Pemangkasan Akar & Bonggol

Setelah bibit tersedia, lakukan persiapan awal:

  • Bersihkan kerak atau kotoran pada bonggol menggunakan kuas.

  • Pangkas sebagian akar agar tidak terlalu memakan ruang media tanam — ini penting untuk bonsai.

  • Tunggu 1‑2 minggu agar bibit adaptasi sebelum dipindahkan ke pot bonsai.

Menyiapkan Media Tanam & Pot Bonsai



Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *