Perayaan Idul Adha selalu identik dengan hidangan berbahan dasar daging sapi dan kambing. Mulai dari sate, gulai, rendang, tongseng, hingga sop kambing menjadi menu favorit keluarga Indonesia saat berkumpul bersama. Namun di balik kelezatan makanan khas Idul Adha tersebut, ada ancaman kesehatan yang sering menghantui masyarakat, yaitu naiknya kadar kolesterol akibat konsumsi daging dan lemak berlebihan.
Banyak orang merasa khawatir kadar kolesterol mereka melonjak setelah menyantap daging kurban dalam jumlah besar. Kondisi ini bukan tanpa alasan. Daging merah memang mengandung lemak jenuh dan kolesterol yang dapat meningkatkan kadar LDL atau kolesterol jahat dalam tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan.
Menurut berbagai ahli kesehatan, sebenarnya masyarakat tetap bisa menikmati hidangan Idul Adha tanpa harus takut kolesterol naik drastis. Kuncinya adalah menjaga pola makan seimbang dan menerapkan gaya hidup sehat selama momen perayaan berlangsung. Female Daily Editorial membagikan beberapa langkah sederhana namun efektif untuk membantu menjaga kadar kolesterol tetap aman selama Idul Adha.
Berikut empat cara penting untuk mencegah kolesterol naik saat Idul Adha.
1. Perbanyak Konsumsi Sayur dan Buah
Cara pertama yang paling mudah dilakukan adalah memperbanyak konsumsi sayur dan buah saat menikmati hidangan daging. Banyak orang hanya fokus pada olahan daging tanpa menambahkan serat dalam menu makan mereka.
Padahal, sayuran dan buah mengandung serat larut yang sangat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Serat bekerja dengan cara mengikat kolesterol di saluran pencernaan sehingga tidak seluruhnya diserap tubuh.
Beberapa jenis makanan tinggi serat yang direkomendasikan antara lain oat, gandum utuh, apel, alpukat, brokoli, bayam, dan kacang-kacangan. Kombinasi menu daging dengan lalapan atau salad segar bisa menjadi pilihan sehat saat Idul Adha.
Selain membantu menjaga kolesterol, sayur dan buah juga membuat tubuh terasa lebih segar dan tidak mudah begah setelah makan daging dalam jumlah besar.
2. Batasi Konsumsi Lemak dan Jeroan
Idul Adha sering kali menjadi momen “balas dendam” makan daging bagi sebagian orang. Tidak sedikit yang mengonsumsi sate, gulai, hingga jeroan secara berlebihan dalam satu hari.
Padahal, bagian berlemak pada daging dan jeroan mengandung kolesterol cukup tinggi. Ahli kesehatan menyarankan masyarakat untuk memilih bagian daging yang lebih rendah lemak serta menghindari konsumsi jeroan secara berlebihan.
Selain itu, metode pengolahan juga memengaruhi kadar lemak dalam makanan. Mengolah daging dengan cara dibakar tanpa banyak minyak atau direbus dinilai lebih sehat dibanding digoreng atau dimasak menggunakan santan berlebihan.
Mengurangi konsumsi kulit, lemak, dan kuah santan juga bisa membantu tubuh tetap sehat selama momen Idul Adha.





