Beberapa waktu terakhir, media sosial ramai membahas kabar mengejutkan tentang gaji petugas Google Maps yang bisa mencapai Rp 3 juta per hari. Informasi ini sontak membuat banyak orang penasaran — benarkah Google membayar setinggi itu untuk pekerjaan yang terlihat “santai” seperti keliling kota mengambil gambar jalanan?
Dalam artikel ini, kita akan membahas fakta lengkap tentang pekerjaan petugas Google Maps, termasuk tugas, sistem kerja, cara daftar, dan potensi penghasilannya. Yuk, kita kupas satu per satu agar tidak tertipu oleh informasi viral yang belum tentu benar!
Apa Itu Petugas Google Maps?
Petugas Google Maps adalah orang yang ditugaskan untuk mengambil data visual dan geografis di berbagai wilayah menggunakan peralatan khusus. Data tersebut kemudian digunakan oleh Google untuk memperbarui fitur seperti:
-
Google Street View,
-
Google Earth, dan
-
Google Maps Navigation.
Pekerjaan ini terlihat sederhana, namun sebenarnya memiliki tanggung jawab besar karena setiap gambar yang diambil akan membantu jutaan pengguna di seluruh dunia menemukan arah dan lokasi dengan akurat.
Mengapa Gaji Petugas Google Maps Viral di Media Sosial?
Isu ini bermula dari unggahan di beberapa platform seperti TikTok dan X (Twitter) yang menyebutkan bahwa “petugas keliling Google Maps bisa meraup Rp 3 juta per hari.” Banyak warganet tertarik karena nominal tersebut cukup tinggi untuk pekerjaan lapangan.
Namun, benarkah demikian?
Faktanya, tidak semua petugas Google Maps merupakan karyawan tetap Google. Sebagian besar adalah tenaga kontrak atau mitra pihak ketiga, seperti perusahaan penyedia layanan pemetaan lokal yang bekerja sama dengan Google.
Fakta di Balik Gaji Rp 3 Juta per Hari





