Medan, sebagai kota terbesar di luar Pulau Jawa, memiliki daya tarik tersendiri bagi para investor dan pemburu properti. Tapi, sebelum buru-buru membeli lahan, penting bagi kita untuk memahami harga tanah per meter di Medan secara menyeluruh. Artikel ini akan mengupas tuntas topik tersebut dalam gaya yang ringan, interaktif, dan mudah dipahami!
Medan bukan cuma kota metropolitan, tapi juga pusat ekonomi, perdagangan, dan pendidikan di Sumatera Utara. Lokasinya strategis, infrastruktur terus berkembang, dan permintaan properti yang stabil menjadikan kota ini magnet investasi properti.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga Tanah di Medan
Beberapa hal yang memengaruhi fluktuasi harga tanah di Medan antara lain:
-
Lokasi (akses ke jalan utama, pusat kota, bandara)
-
Ketersediaan infrastruktur
-
Zona peruntukan lahan
-
Tingkat permintaan
-
Rencana pembangunan pemerintah
Rata-Rata Harga Tanah per Meter di Medan Tahun 2025
Per Agustus 2025, berdasarkan berbagai sumber properti:
Harga tanah di Medan berkisar antara Rp2 juta hingga Rp15 juta per meter persegi, tergantung lokasi.
Beberapa kawasan elit bahkan menembus angka Rp25 juta/m² seperti di Jalan Sudirman dan sekitarnya.
Perbandingan Harga Berdasarkan Kecamatan
Kecamatan | Rata-Rata Harga (Rp/m²) |
---|---|
Medan Baru | Rp 10 – 20 juta |
Medan Petisah | Rp 8 – 15 juta |
Medan Timur | Rp 5 – 10 juta |
Medan Amplas | Rp 3 – 6 juta |
Medan Tuntungan | Rp 2 – 4 juta |
Daftar Harga Tanah di Beberapa Area Strategis Medan
-
Jalan Gatot Subroto: ± Rp 12 juta/m²
-
Jalan Ahmad Yani: ± Rp 18 juta/m²
-
Jalan Setia Budi: ± Rp 10 juta/m²
-
Ring Road: ± Rp 7 juta/m²
-
Jalan Sisingamangaraja: ± Rp 5 juta/m²