Bagaimana Makelar Mendapatkan Komisi?
Biasanya komisi diberikan setelah transaksi berhasil. Persentase komisi bervariasi:
-
Properti: 2% – 5% dari nilai transaksi
-
Kendaraan: 1% – 2%
-
Komoditas: tergantung kesepakatan
-
Jasa: bisa fixed atau persentase
Komisi hanya dibayarkan jika transaksi terjadi. Jika tidak terjadi kesepakatan, makelar tidak menerima komisi.
Kelebihan Menggunakan Jasa Makelar
Menggunakan makelar memberikan sejumlah keuntungan seperti:
1. Menghemat Waktu
Anda tidak perlu mencari pembeli atau penjual sendiri.
2. Jaringan Luas
Makelar berpengalaman punya daftar calon pembeli yang besar.
3. Negosiasi Lebih Profesional
Mereka terbiasa menghadapi tawar-menawar.
4. Mengurangi Risiko Salah Langkah
Makelar tahu bagaimana transaksi aman dilakukan.
Kekurangan Menggunakan Makelar
Meski efektif, tetap ada beberapa kekurangan:
1. Adanya Komisi
Ini adalah biaya tambahan yang harus Anda keluarkan.
2. Potensi Makelar Tidak Profesional
Beberapa makelar mungkin tidak jujur atau kurang transparan.
3. Tidak Semua Transaksi Dijamin Berhasil
Tergantung kecocokan antara penjual dan pembeli.
Ciri-Ciri Makelar Profesional
Jika Anda ingin bertransaksi aman, perhatikan ciri-ciri makelar terpercaya:
-
Memiliki rekam jejak baik
-
Transparan dalam informasi
-
Tidak memaksa transaksi
-
Menguasai pasar
-
Bisa menjawab pertanyaan secara jelas
-
Memiliki jaringan kuat
Tanda-Tanda Makelar yang Harus Dihindari
Beberapa tanda berikut wajib Anda waspadai:
-
Tidak mau menunjukkan identitas
-
Menawarkan harga tidak wajar
-
Terburu-buru menyuruh Anda DP
-
Menghilang saat diminta kejelasan dokumen
-
Sulit dihubungi setelah perjanjian
Cara Memilih Makelar yang Tepat
Untuk memilih makelar terpercaya, lakukan langkah berikut:
1. Cek Pengalaman
Semakin lama bekerja, semakin teruji profesionalismenya.
2. Minta Testimoni
Lihat review dari klien sebelumnya.
3. Tanyakan Komisi di Awal
Agar tidak ada konflik di belakang hari.
4. Pastikan Komunikatif
Makelar harus mudah dihubungi dan responsif.
5. Gunakan Rekomendasi Orang Terpercaya
Biasanya lebih aman daripada mencari sendiri.
Contoh Situasi di Mana Makelar Sangat Dibutuhkan
Beberapa kondisi yang ideal untuk memakai jasa makelar:
-
Anda ingin menjual rumah cepat
-
Anda punya properti tapi tidak punya waktu mengurusi penjualan
-
Anda butuh pembeli kendaraan tetapi tidak punya jaringan
-
Anda ingin properti yang sesuai budget tanpa harus survei banyak lokasi
-
Anda tidak paham cara memeriksa legalitas dokumen
Proses Kerja Makelar dalam Transaksi Properti
Berikut alur umum kerja makelar properti:
1. Konsultasi Awal
Membahas harga, lokasi, dan kondisi properti.
2. Mengambil Foto dan Menyusun Listing
Untuk keperluan pemasaran.
3. Menawarkan ke Jaringan Pembeli
Termasuk upload ke marketplace.
4. Menjadwalkan Survey Lokasi
Membawa calon pembeli melihat langsung.
5. Membantu Negosiasi Harga
Agar kedua pihak puas.
6. Mengurus Dokumen
Surat tanah, PBB, AJB, balik nama (jika disepakati).
7. Menyelesaikan Transaksi
Setelah pembayaran berhasil, komisi dibayarkan.
Kesalahan Umum Pembeli atau Penjual Saat Menggunakan Makelar
1. Tidak Membuat Perjanjian Komisi di Awal
Ini bisa menimbulkan konflik.
2. Percaya Tanpa Mengecek Dokumen
Selalu cek keaslian dokumen properti.
3. Memakai Terlalu Banyak Makelar
Bisa membuat harga tidak stabil.
4. Tidak Menetapkan Harga Minimal
Jangan sampai ditawar terlalu murah karena kurang tegas.
Tips Menjadi Makelar yang Sukses
Jika Anda tertarik bekerja sebagai makelar, berikut tips efektif:
1. Bangun Jaringan Sebanyak Mungkin
Makin luas relasi, makin cepat transaksi terjadi.
2. Kuasai Produk
Kenali properti atau barang secara detail.
3. Rajin Promosi
Gunakan media sosial, marketplace, dan iklan lokal.
4. Jadilah Negosiator yang Cerdas
Persuasif tanpa memaksa.
5. Tetap Transparan dan Jujur
Kepercayaan adalah modal utama.
Apakah Menjadi Makelar Harus Punya Izin Resmi?
Tidak semua makelar wajib memiliki izin resmi. Namun, untuk jenis tertentu seperti broker properti profesional, lisensi akan meningkatkan kepercayaan pelanggan.
Kesimpulan
Makelar adalah perantara yang membantu mempertemukan penjual dan pembeli, sehingga proses transaksi menjadi lebih cepat dan efisien. Dalam sektor properti, kendaraan, hingga komoditas lain, peran makelar sangat vital.
Namun, memilih makelar tidak boleh sembarangan. Pastikan Anda bekerja dengan pihak yang profesional, transparan, dan memiliki rekam jejak jelas. Jika dilakukan dengan benar, menggunakan jasa makelar justru membuat transaksi lebih aman, praktis, dan menguntungkan kedua belah pihak.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Apa arti makelar?
Makelar adalah perantara yang mempertemukan penjual dan pembeli dalam suatu transaksi.
2. Berapa komisi makelar properti?
Umumnya 2%–5% dari nilai transaksi.
3. Apakah makelar harus punya lisensi?
Tidak selalu. Namun lisensi meningkatkan kredibilitas.
4. Apakah makelar bisa dipercaya?
Bisa, selama Anda memilih makelar yang profesional dan transparan.
5. Apa bedanya makelar dan agen?
Makelar bersifat independen, sedangkan agen bekerja untuk perusahaan tertentu.






