Puasa Sunnah Ini di Tengah Kesibukan? Bisa Banget!
Seringkali kita merasa tidak punya waktu karena sibuk kerja, kuliah, atau urusan rumah tangga. Tapi, jangan khawatir, karena…
1. Niat Dulu, Lalu Jalani
Niatkan dari malam sebelumnya, lalu jalani hari seperti biasa.
2. Sediakan Makanan Sahur Simpel
Tak perlu mewah. Kurma, air putih, dan roti sudah cukup untuk energi saat puasa.
3. Atur Jadwal Istirahat
Jangan lupa, tubuh juga butuh jeda. Sisihkan waktu sebentar untuk duduk, dzikir, atau tidur sejenak.
Kumpulan Doa Saat Berpuasa
Selain niat, yuk lengkapi ibadah kita dengan doa-doa berikut:
1. Doa Saat Berbuka
Artinya: “Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.”
2. Doa untuk Konsistensi
“Ya Allah, jadikanlah aku hamba yang konsisten dalam menjalankan sunnah Rasul-Mu dan berikan kekuatan untuk menjaganya.”
Puasa Ayyamul Bidh sebagai Amalan Rutin
Bayangkan kalau setiap bulan kita melakukan puasa ini secara rutin. Maka dalam setahun:
-
Kita telah puasa 36 hari
-
Seperti puasa sepanjang tahun
-
Dan bisa menjadi amal jariyah jika kita ajarkan kepada orang lain
Inspirasi dari Kisah Sahabat Nabi
Abu Hurairah RA
Salah satu sahabat Rasulullah yang konsisten dengan tiga amalan utama:
-
Shalat dhuha
-
Witir sebelum tidur
-
Puasa tiga hari setiap bulan
Beliau dikenal sebagai sosok yang gigih menjaga amalan ini tanpa pernah merasa terbebani.
Kesimpulan
Puasa Ayyamul Bidh adalah ibadah sunnah yang ringan tapi berdampak besar. Dengan niat yang tulus, kita bisa mendapatkan pahala luar biasa, menjaga kesehatan, dan memperkuat keimanan. Jangan biarkan hari-hari putih ini lewat begitu saja. Yuk, tandai tanggalnya, lafalkan niatnya, dan rasakan keberkahannya!
Puasa Ayyamul Bidh bukan hanya tentang tidak makan dan minum. Ini tentang komitmen, tentang kesadaran spiritual, dan tentang usaha kecil yang berdampak besar. Yuk, mulai dari sekarang. Tandai kalendermu, ajak keluarga, lafalkan niat, dan nikmati cahaya putih di langit serta di hatimu.
FAQ tentang Puasa Ayyamul Bidh
1. Apakah puasa Ayyamul Bidh bisa digabung dengan puasa Senin-Kamis?
Bisa banget! Jika tanggal 13-15 jatuh pada Senin atau Kamis, kamu bisa niat dua ibadah sekaligus.
2. Bagaimana jika lupa niat di malam hari?
Selama belum makan atau batal, kamu masih bisa niat di pagi hari.
3. Bolehkah puasa Ayyamul Bidh hanya satu atau dua hari saja?
Boleh, tapi lebih utama jika dilakukan tiga hari lengkap.
4. Apakah harus niat secara lisan?
Tidak wajib diucapkan, cukup di dalam hati sudah sah.
5. Adakah dalil spesifik dari Nabi soal puasa ini?
Ada, dan diriwayatkan dalam hadis sahih Bukhari dan Muslim bahwa Nabi Muhammad SAW rutin melakukannya.






