Kesalahan Umum dalam Menata Ruang Tamu dan Ruang Makan
Ruang Terlalu Penuh
Furnitur berlebihan menghambat aliran chi.
Pencahayaan Buruk
Ruang gelap menciptakan energi stagnan.
Dekorasi Rusak atau Mati
Tanaman layu atau barang rusak membawa energi negatif.
Tips Menggabungkan Ruang Tamu dan Ruang Makan (Open Space)
Pembatas Visual yang Halus
Gunakan karpet, perbedaan warna, atau lampu untuk membedakan fungsi ruang.
Konsistensi Elemen
Pastikan gaya dan warna tetap selaras agar energi mengalir mulus.
Penyesuaian Feng Shui untuk Rumah Minimalis
Rumah kecil bukan hambatan. Justru feng shui sangat cocok diterapkan dengan prinsip:
-
Simpel
-
Fungsional
-
Rapi
Kurangi barang tidak perlu dan maksimalkan cahaya alami.
Kesimpulan
Menata ruang tamu dan ruang makan menurut feng shui bukan soal mitos atau kepercayaan semata. Ini tentang menciptakan ruang yang terasa nyaman, seimbang, dan mendukung kehidupan kita sehari-hari. Dengan penataan yang tepat, rumah bisa menjadi sumber energi positif—tempat kita pulang dengan perasaan tenang dan penuh syukur. Jadi, sudah siap menyelaraskan rumah Anda dengan aliran energi terbaik?
FAQ
1. Apakah feng shui harus selalu diikuti secara ketat?
Tidak. Feng shui bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi rumah.
2. Apakah rumah kecil bisa menerapkan feng shui?
Tentu bisa. Feng shui justru sangat efektif untuk memaksimalkan ruang kecil.
3. Bolehkah ruang makan menyatu dengan dapur?
Boleh, asalkan tetap rapi dan memiliki pencahayaan yang baik.
4. Apakah cermin selalu membawa keberuntungan?
Cermin membawa manfaat jika ditempatkan dengan benar. Posisi yang salah justru bisa memantulkan energi negatif.
5. Apakah warna sangat berpengaruh dalam feng shui?
Ya, warna adalah representasi elemen dan sangat memengaruhi suasana serta energi ruang.






