Dalam dunia jual beli, terutama sektor properti, istilah makelar bukanlah hal baru. Meski demikian, masih banyak orang yang salah memahami arti makelar, apa saja tugasnya, dan bagaimana perannya dalam memperlancar transaksi. Karena itu, pada artikel lengkap ini, kita akan membahas makelar dari segala sisi—mulai dari pengertian, jenis, tugas, contoh kasus, hingga cara memilih makelar yang terpercaya.
Artikel ini ditulis dengan pendekatan yang santai, jelas, dan mudah dipahami. Kita akan mengupas segala hal tentang makelar secara mendalam, agar Anda dapat lebih percaya diri ketika melakukan transaksi dengan bantuan seorang makelar.
Apa Itu Makelar?
Secara umum, makelar adalah pihak perantara yang menjembatani penjual dan pembeli dalam suatu transaksi, baik itu properti, kendaraan, hingga komoditas lain. Makelar bekerja untuk mempertemukan dua pihak yang memiliki kebutuhan saling melengkapi: penjual ingin menjual, pembeli ingin membeli.
Mereka mendapatkan keuntungan berupa komisi, yang biasanya dihitung sebagai persentase dari nilai transaksi. Komisi ini dibayarkan setelah kesepakatan terjadi dan transaksi selesai.
Pengertian Makelar Menurut Bahasa dan Hukum
1. Pengertian Makelar Secara Bahasa
Dalam bahasa Indonesia, makelar adalah perantara dagang. Istilah ini digunakan untuk menyebut pihak yang menjadi penghubung antara penjual dan pembeli untuk menciptakan transaksi.
2. Pengertian Makelar Menurut KUH Perdata
Secara hukum, makelar termasuk dalam kategori pihak yang bertindak sebagai perantara jual beli, dan pemerintah mengakui peran mereka selama transaksi dilakukan dengan cara yang sah.
Perbedaan Makelar, Agen, dan Broker
Banyak orang mengacaukan istilah “makelar” dengan “agen” atau “broker”, padahal ada perbedaan mendasar.
| Istilah | Penjelasan |
|---|---|
| Makelar | Perantara independen tanpa ikatan resmi dengan satu perusahaan tertentu. |
| Agen | Biasanya bekerja untuk perusahaan tertentu dan terikat aturan internal. |
| Broker | Pelaku profesional yang memiliki lisensi resmi dan pengetahuan mendalam pada bidang tertentu. |
Jenis-Jenis Makelar
Setiap bidang memiliki makelar masing-masing. Berikut jenis yang paling umum:
1. Makelar Properti
Bekerja mempertemukan penjual atau pemilik properti dengan calon pembeli atau penyewa.
2. Makelar Kendaraan
Menghubungkan pemilik kendaraan dengan calon pembeli.
3. Makelar Komoditas
Bekerja dalam transaksi barang seperti hasil pertanian, logam, atau produk industri.
4. Makelar Jasa
Mempertemukan penyedia jasa dengan pihak yang membutuhkan layanan tertentu.
5. Makelar Online
Perantara digital melalui platform marketplace atau media sosial.
Tugas Utama Seorang Makelar
Makelar tidak hanya “mempertemukan” penjual dan pembeli. Mereka juga memiliki beberapa tugas penting seperti:
1. Mengumpulkan Informasi
Makelar wajib memahami detail barang yang ditawarkan, mulai dari harga, kondisi, hingga kelengkapan dokumen.
2. Menawarkan Barang kepada Calon Pembeli
Mereka aktif memasarkan barang melalui berbagai saluran, baik online maupun offline.
3. Melakukan Negosiasi
Makelar membantu tawar-menawar agar kedua pihak mencapai kesepakatan harga terbaik.
4. Mengatur Pertemuan antara Penjual dan Pembeli
Termasuk menjadwalkan survei lokasi, pengurusan dokumen, dan pemeriksaan barang.
5. Menjadi Penghubung Selama Transaksi Berjalan
Jika ada kesalahpahaman, makelar bertugas memberi kejelasan dan memperlancar komunikasi.
Bagaimana Makelar Mendapatkan Komisi?






