Tokek sering kali menjadi “tamu tak diundang” di rumah kita. Suaranya yang keras di malam hari, kotorannya yang menjijikkan, hingga mitos-mitos yang berkembang di masyarakat membuat banyak orang merasa tidak nyaman. Pertanyaannya, bagaimana cara mengusir tokek dari rumah secara efektif tanpa membahayakan penghuni maupun lingkungan?
Tenang, pada artikel ini kita akan membahasnya secara lengkap, praktis, dan mudah dipahami. Kita akan kupas tuntas penyebab tokek betah di rumah, cara mengusirnya dengan bahan alami, hingga tips pencegahan agar tokek tidak kembali lagi. Yuk, kita mulai!
Mengapa Tokek Bisa Masuk dan Betah di Rumah?
Sebelum membahas cara mengusirnya, kita perlu memahami dulu alasan utama tokek memilih rumah kita sebagai tempat tinggal. Ibarat tamu, mereka datang karena ada yang menarik.
1. Ketersediaan Makanan yang Melimpah
Tokek sangat menyukai serangga seperti:
- Nyamuk
- Lalat
- Kecoa
- Ngengat
Jika rumah kita kaya akan “menu” ini, tokek akan betah berlama-lama.
2. Lingkungan yang Hangat dan Lembap
Tokek menyukai tempat:
- Lembap
- Hangat
- Minim gangguan
Plafon, gudang, belakang lemari, dan sudut rumah sering menjadi lokasi favorit.
3. Banyak Celah untuk Bersembunyi
Retakan dinding, lubang ventilasi, dan sela genteng adalah “pintu masuk VIP” bagi tokek.
Bahaya dan Dampak Tokek di Dalam Rumah
Walau terlihat tidak berbahaya, keberadaan tokek sebenarnya cukup meresahkan.
1. Kotoran Tokek
Kotoran tokek bisa:
- Mengotori lantai dan dinding
- Menyebarkan bakteri
- Menimbulkan bau tak sedap
2. Risiko Kesehatan
Tokek dapat membawa:
- Salmonella
- Bakteri dari serangga yang dimakannya
Jika dibiarkan, risiko kontaminasi makanan bisa meningkat.
3. Gangguan Psikologis
Suara tokek di malam hari sering:
- Mengganggu tidur
- Menimbulkan rasa jijik atau takut
Cara Mengusir Tokek Secara Alami dan Aman






