Pernahkah kita merasa sulit membuang barang, bahkan yang sebenarnya sudah tidak terpakai? Jika iya, kita tidak sendirian. Namun, ketika kebiasaan ini menjadi ekstrem dan mengganggu kehidupan sehari-hari, kondisi tersebut bisa disebut sebagai hoarding disorder.
Hoarding disorder adalah gangguan mental yang membuat seseorang terus menyimpan barang secara berlebihan, tanpa memedulikan nilai atau kegunaannya. Rumah yang seharusnya menjadi tempat nyaman justru berubah menjadi ruang sempit penuh tumpukan.
Mengapa Topik Ini Penting?
Kita sering menganggap menumpuk barang sebagai kebiasaan biasa. Padahal, jika dibiarkan, hal ini bisa berdampak serius—baik pada kesehatan mental, fisik, maupun lingkungan sekitar.
Bayangkan rumah sebagai paru-paru. Jika penuh sesak, bagaimana kita bisa “bernapas” dengan lega?
Ciri-Ciri Hoarding Disorder yang Perlu Diwaspadai
1. Sulit Membuang Barang
Penderita merasa setiap barang memiliki nilai emosional, bahkan yang tampak tidak berguna.
2. Menumpuk Barang Secara Berlebihan
Barang menumpuk hingga memenuhi ruang, termasuk:
- Lantai
- Meja
- Tempat tidur
- Dapur
3. Rumah Menjadi Tidak Layak Huni
Kondisi ini bisa membuat:
- Sulit bergerak
- Sulit membersihkan rumah
- Risiko kebakaran meningkat
4. Distres Emosional
Saat diminta membuang barang, penderita bisa merasa cemas, sedih, bahkan marah.
Penyebab Hoarding Disorder





