Komponen Kedua: Prestasi Akademik dan Non-Akademik
Apa Saja yang Termasuk Prestasi?
Prestasi tidak selalu soal olimpiade tingkat nasional. Yang dinilai antara lain:
-
Juara lomba akademik
-
Kejuaraan olahraga
-
Seni, budaya, dan inovasi
-
Prestasi tingkat sekolah hingga internasional
Bobot Prestasi dalam SNBP
Prestasi berfungsi sebagai nilai tambah, bukan pengganti nilai rapor. Tapi dalam persaingan ketat, prestasi bisa jadi pembeda.
Strategi Memaksimalkan Prestasi
-
Pilih lomba yang relevan dengan jurusan
-
Utamakan prestasi berjenjang
-
Sertakan bukti resmi dan valid
Prestasi itu seperti aksesori premium—tidak wajib, tapi bikin profil makin bersinar.
Komponen Ketiga: Rekam Jejak Sekolah
Mengapa Sekolah Ikut Dinilai?
SNPMB juga melihat rekam jejak sekolah berdasarkan:
-
Riwayat kelulusan SNBP tahun sebelumnya
-
Konsistensi kualitas akademik
-
Akreditasi sekolah
Dengan kata lain, siswa dinilai sebagai individu dan sebagai bagian dari ekosistem sekolahnya.
Apakah Sekolah Biasa Bisa Lolos?
Jawabannya: bisa. Tapi siswa harus:
-
Memiliki nilai menonjol
-
Prestasi kuat
-
Pilihan prodi yang realistis
Hubungan Ketiga Komponen dalam Penilaian SNBP 2026
Ketiga komponen ini tidak berdiri sendiri. Panitia SNPMB mengombinasikannya untuk mendapatkan gambaran utuh tentang calon mahasiswa.
Bayangkan sebuah kursi:
-
Nilai rapor = kaki pertama
-
Prestasi = kaki kedua
-
Rekam jejak sekolah = kaki ketiga
Kalau satu kaki rapuh, kursinya bisa goyah.
Peran Pemilihan Program Studi yang Tepat
Kenapa Salah Pilih Prodi Bisa Gagal?
Banyak siswa pintar gagal SNBP bukan karena nilainya jelek, tapi karena:
-
Memilih prodi terlalu padat peminat
-
Tidak sesuai dengan profil akademik
Strategi Memilih Prodi SNBP
-
Analisis daya tampung vs peminat
-
Sesuaikan dengan nilai rapor
-
Perhatikan histori sekolah






