8. Banyak Transaksi Tunai
Sulit Dilacak, Justru Dicurigai
Ironisnya, transaksi tunai sering dianggap:
- Tidak transparan
- Berpotensi manipulasi
Jadi walaupun “tidak tercatat digital”, tetap bisa jadi perhatian.
9. Nama Bisnis Mulai Dikenal
Popularitas = Visibilitas
Kalau bisnis kalian:
- Viral di media sosial
- Banyak review
- Masuk berita
Ya, otomatis lebih mudah terdeteksi.
10. Punya Banyak Aset Baru
Gaya Hidup Ikut Dipantau
Misalnya:
- Beli mobil baru
- Beli rumah
- Investasi besar
Pertanyaannya: “Dari mana sumber dananya?”
11. Terdaftar di Marketplace Besar
Data Sudah Terintegrasi
Marketplace sekarang sudah:
- Terhubung dengan sistem pajak
- Melaporkan transaksi penjual
Jadi nggak bisa lagi “sembunyi”.
12. Memiliki NPWP Tapi Tidak Aktif
Status Menggantung
Kalau sudah punya NPWP tapi:
- Tidak digunakan
- Tidak lapor
Itu justru memicu perhatian.
13. Banyak Klien Perusahaan Besar
Data Cross Check
Perusahaan besar biasanya:
- Melaporkan transaksi
- Memotong pajak
Jadi data kalian bisa muncul dari sisi mereka.
14. Sering Ganti Rekening
Pola Tidak Wajar
Kalau sering:
- Ganti rekening
- Pindah-pindah transaksi
Itu bisa dianggap upaya menghindari pajak.
15. Bisnis Sudah Berbadan Hukum
Level Pengawasan Lebih Tinggi
Kalau sudah:
- PT
- CV
Maka kewajiban pajaknya juga lebih kompleks dan diawasi.
Kenapa Pemerintah Mengawasi Pajak?





